Skip to main content

This is my new life!

Hello world! I'm new here :}

And my new life is beginning...

Sekarang gue kuliah di IPB, Bogor. Gue mahasiswi THP 48 (Teknologi Hasil Perairan), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Gue merasa beruntung banget bisa masuk IPB lewat jalur undangan SNMPTN. Karena di IPB itu sistemnya kalo yang masuk lewat jalur undangan, berarti dia ikut program "Matrikulasi". Kalo udah lulus matrikulasi, berarti nanti gausah ikut kuliah reguler mata kuliah yang lo dapet. Gue ngerasa kaget dengan sistem matrikulasi ini. Karena satu mata kuliah 1 semester itu diselesaikan dalam 1 bulan. Nah mata kuliahnya diacak. Kebetulan gue dapetnya FISIKA! Ga kebayang sama sekali kalo itu bakal ada laporan praktikumnya. Secara, pas gue SMA mana pernah disuruh buat laporan kaya gitu. Pas ngejalaninnya ternyata asik banget! Dalam seminggu jadwal gue itu ada kuliah 3x, Praktikum 2x. Yang bikin kaget itu laporannya dikumpul setiap 2 hari sekali! Mana ada tugas dari dosen kuliah juga setiap pertemuan dan mesti ditambah laporan praktikum -_- yasudahlah tidak ada waktu untuk belajar buat ujian. Setiap 2 minggu ada UTS dan UAS. Menjelang ujian gue baru belajar H-1 dan itu masing-masing ada 7 bab. SMA kan ga pernah kaya gitu, makanya nilai matrikulasi banyak yang jeblok karena matrikulasi bisa dibilang "Sistem Peralihan". Alhamdulillah nilai yg gue dapet ga mengecewakan :')

Lalu, gue mau cerita tentang ASRAMA. Semua mahasiswa di IPB wajib tinggal di asrama selama TPB (Tingkat Persiapan Bersama). Gue di A1 kamar 104 lorong 8. Temen satu kamar gue orang Jawa & orang Cianjur. Namanya Mutiara & Etik. Yang satu suka ngomong bahasa Jawa dan yang satunya lagi suka ngomong Sunda. Gue gak pernah ngerti kalo temen gue udah ngumpul sama temen-temennya yang sesama sunda, terus habis itu ngomong pake bahasa sunda. Gue yg dengernya kaya mereka itu lagi ngomong bahasa asing. Entah itu apa. Hahahaha -_- Ohya, ga butuh waktu lama bagi gue untuk beradaptasi di asrama. Temen-temen dari seluruh Indonesia ada disana. Gue jadi tau banyak bahasa daerah mereka. Dari Medan, Padang, dll. Selanjutnya, berhubung gue kamar 104, otomatis gue jadi deket sama penghuni 105 dan 107. Penghuni 105 ada Niar, Rizka, Resty, sama Sabihah. Ya nama nya singkat banget cuma Sabihah. Orangnya juga berbeda daripada yang lain. Gatau kenapa dia itu selalu mempermasalahkan masalah yang sepele. Biasa dipanggil "Eyang" karena umurnya yang udah 20 tahun ini dan dia ngomong "aku" itu "saya". Karena alasan yang sepele -_-. Oh, hampir gue lupa, ada juga penghuni 105 "tambahan" yaitu Riana. Dia itu lorong 9 tapi suka main ke kamar 105 karena "soulmate"-nya ada di 105. Penghuni 107 ada Ulfa, Gina, Euis, sama Chinthia. Si Ulfa atau Paul ini birthday-nya bareng sama gue. 25 Desember!!! Kalo si Gina atau biasa disebut "Banggin" ---karena dia mirip abang-abang---, itu dibilang kembaran gue. Gue paling klop kalo udah sama Banggin ini. Apa aja diketawain, apa aja diomongin. Kalo dia udah ngomong khas Cirebonnya yang ngapak itu LOL banget bisa sampe ngakak guling-guling gue kalo udah dengernya. 
I've spent everything with them. Food, Time, Laugh, Sad, Story, Study. Everything. They're just like my second family. I miss you & always love you guys 

Comments

Popular posts from this blog

Would you like to know me more, my future husband?

Dear, my future husband.
I am intended to make a post just for you. I don't know why, but my heart told me that I should make it as soon as I can. So here we are....Hai partner hidupku nanti! Sekarang kita hanya terpisahkan oleh jarak dan waktu. Bila saatnya nanti tiba, kuharap kamu tak akan pernah menyesal telah memilihku, karena akupun juga begitu :)Aku ingin menceritakan sedikit tentang diriku kepadamu. Tapi yang akan kuceritakan adalah kekuranganku. Kenapa kok kekurangan sih yang diceritain? Yes, I want to share my weaknesses only to you, so you can lend your shoulder to me when reality happens beyond my expectation. So, these are my lists as you can see down below:1. Bicaraku cepat sekali. Maaf kalau intonasi bicaraku terlalu cepat untuk kau pahami. Aku sungguh terbiasa dengan bicara cepat, bahkan aku juga membaca dengan cepat pula. Jika aku bicara dengan intonasi lamban, respon syaraf di otakku juga melambat sehingga aku akan lupa dengan kata-kata apa yang aku bicarakan. Ane…

Journey to Paris-Amsterdam 2013

Hello, here we go again! Gue pengen nyeritain semua dan selengkapnya cerita trip journey gue ke Paris. This is my first time! Pertama kalinya ikut Konferensi di luar negeri, pertama kalinya ke luar negeri sendirian, dan pertama kalinya ke Paris! Woohoo!
Jadi gini ceritanya, gue ke Paris dalam rangka presentasi di Olimpiade Karya Tulis Ilmiah yang diadain sama PPI Prancis. Ini merupakan acara mereka setiap 2 tahun sekali. Berhubung banyak banget yang nanya gimana caranya ikutan ini. Jadi caranya pertama cari info di google, terus kamu ketik aja "call for paper 2013" dan biasanya gue tambahin mau di negara mananya. Nah nanti keluar listnya. Kamu tinggal pilih mau konferensi yang bertema apa. Biasanya ada renewable energy, food, economics, sciences, climate changes, etc. Kalo udah gitu, kamu baca aja websitenya. Liat kapan deadline submit papernya, ataupun abstractnya. Menurut gue ini salah satu cara kita bisa jalan2 keluar negeri sekaligus nyari link di luar sana. Jadi kita tau…

Dreamer & Visioner itu beda tipis

Kali ini gue bakal nyeritain semua mimpi dan impian gue selama gue hidup. Gue berprinsip mau jadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Contoh hal kecil aja deh gue hobi banget ngerangkum sebelum ujian. Nah rangkuman itu suka gue bagi-bagiin ke temen gue di kelas. Toh niat gue yang penting bermanfaat bagi orang lain. Tapi disatu sisi mungkin orang lain ngeliatnya gue kaya dimanfaatin karena gue rajin bikin rangkuman. Gue ga peduli apa kata orang lain. Nah gue punya beberapa impian sederhana tapi menurut gue ini "proyek luar biasa" versi gue.
Pertama: setelah gue lulus S1 nanti gue mau ngelanjutin S2 di Jepang (Aamiin). Hal yang gue lakuin supaya ini terealisasikan adalah gue perdalam bahasa jepang dan inggris gue mulai sekarang. Gue mulai nyari professor pembimbing gue disana nanti. Kenapa mesti Jepang? Karena disana teknologinya super canggih dan keren, makanya gue pengen banget belajar disana. Terus nanti gue aplikasiin alatnya di pedesaan Indonesia. Gue tertarik banget d…