Skip to main content

Dreamer & Visioner itu beda tipis

Kali ini gue bakal nyeritain semua mimpi dan impian gue selama gue hidup. Gue berprinsip mau jadi orang yang bermanfaat bagi orang lain. Contoh hal kecil aja deh gue hobi banget ngerangkum sebelum ujian. Nah rangkuman itu suka gue bagi-bagiin ke temen gue di kelas. Toh niat gue yang penting bermanfaat bagi orang lain. Tapi disatu sisi mungkin orang lain ngeliatnya gue kaya dimanfaatin karena gue rajin bikin rangkuman. Gue ga peduli apa kata orang lain. Nah gue punya beberapa impian sederhana tapi menurut gue ini "proyek luar biasa" versi gue.

Pertama: setelah gue lulus S1 nanti gue mau ngelanjutin S2 di Jepang (Aamiin). Hal yang gue lakuin supaya ini terealisasikan adalah gue perdalam bahasa jepang dan inggris gue mulai sekarang. Gue mulai nyari professor pembimbing gue disana nanti. Kenapa mesti Jepang? Karena disana teknologinya super canggih dan keren, makanya gue pengen banget belajar disana. Terus nanti gue aplikasiin alatnya di pedesaan Indonesia. Gue tertarik banget dengan kata yang berbau teknologi atau alat alternatif. Gue pengen punya rumah yang isinya itu alat teknologi buatan gue sendiri. Daridulu pengen banget gue buat teknologi listrik dari arus listrik dan dari matahari. Walaupun udah banyak yang make, tetep aja gue pengen nyoba bikin sendiri. Gue termasuk tipe orang yang kalo belom ngerti atau nyoba sendiri tentang suatu hal gaakan pernah bosen atau berpindah dari hal tersebut.

Kedua: gue pengen punya usaha sendiri. Pastinya sih produk pangan. Karena gue suka banget sama "indomie", sampe-sampe gue punya cita-cita pengen bikin perusahaan yang bisa ngalahin PT Indofood. Gue berfikiran kenapa bumbu indomie itu enak banget tapi bahaya dan masih aja ada yang beli? *termasuk gue*. Akhirnya gue bulatkan tekad, penelitian skripsi gue tentang mie dan msg. Mie nya dari tepung ikan, sedangkan msg nya dari kulit udang. Dan gue pun udah ngetag dosen pembimbing gue nantinya. Semoga lancar aamiin :)

Ketiga: gue pengeen banget ke daerah pedesaan daerah Sumatera, Sulawesi dan Irian. Disana gue pengen memberikan solusi bagi masalah mereka disana. Mau sharing dengan orang sana. Mau ngajar anak-anaknya juga. Sebenernya sih gue pengen banget ikutan "Indonesia Mengajar". Tapi kalo gak keterima pun yaudah gue secara independen aja ke daerahnya. Gak masalah sendiri atau sama siapapun. Kalo bisa disaat gue mau mencapai misi ketiga ini gue udah menikah, jadi gue punya seseorang yang gue sayangi yang akan selalu mensupport gue apapun yang gue lakukan ini. Niat gue ngelakuin ini semua: memperbaiki negara gue sendiri, berbuat baik sama orang lain, bermanfaat bagi orang lain dengan apa yang gue punya. 
Nah sekarang gue mesti mikir realistis: Impian vs Realita. Realita? Semuanya butuh uang. Disitu gue mikir, gue harus ngumpulin banyak duit dari sekarang lewat usaha gue. Apapun itu. Gue ga pernah terfikirkan gimana hidup gue nanti. Mapan apa ngga? Bakal sering liburan keluar negri apa ga? Pake barang bermerk apa ngga? Yang gue pikirin adalah gue ada di lingkungan alam yang tenang, berinteraksi dengan masyarakat, hidup sederhana.

Entah kenapa gue suka banget kalo ngeliat gambar ini. Seakan-akan jadi to-do lists untuk orang-orang yang punya pemikiran hidup sama kaya gue.

Ini gue ambil dari buku "Berani Mengubah" nya bang Pandji Pragiwaksono
Ya ini adalah mimpi gue secara garis besar. Sederhana tapi butuh pengorbanan yang luar biasa untuk mencapainya. But I remember, this is your dream. If you can write it, then you have to believe that you can do it. You must be stronger. You have to be an independent woman that can do everything for yourself. Everything needs sacrifice Far :)

Comments

Popular posts from this blog

Would you like to know me more, my future husband?

Dear, my future husband.
I am intended to make a post just for you. I don't know why, but my heart told me that I should make it as soon as I can. So here we are....Hai partner hidupku nanti! Sekarang kita hanya terpisahkan oleh jarak dan waktu. Bila saatnya nanti tiba, kuharap kamu tak akan pernah menyesal telah memilihku, karena akupun juga begitu :)Aku ingin menceritakan sedikit tentang diriku kepadamu. Tapi yang akan kuceritakan adalah kekuranganku. Kenapa kok kekurangan sih yang diceritain? Yes, I want to share my weaknesses only to you, so you can lend your shoulder to me when reality happens beyond my expectation. So, these are my lists as you can see down below:1. Bicaraku cepat sekali. Maaf kalau intonasi bicaraku terlalu cepat untuk kau pahami. Aku sungguh terbiasa dengan bicara cepat, bahkan aku juga membaca dengan cepat pula. Jika aku bicara dengan intonasi lamban, respon syaraf di otakku juga melambat sehingga aku akan lupa dengan kata-kata apa yang aku bicarakan. Ane…

Journey to Paris-Amsterdam 2013

Hello, here we go again! Gue pengen nyeritain semua dan selengkapnya cerita trip journey gue ke Paris. This is my first time! Pertama kalinya ikut Konferensi di luar negeri, pertama kalinya ke luar negeri sendirian, dan pertama kalinya ke Paris! Woohoo!
Jadi gini ceritanya, gue ke Paris dalam rangka presentasi di Olimpiade Karya Tulis Ilmiah yang diadain sama PPI Prancis. Ini merupakan acara mereka setiap 2 tahun sekali. Berhubung banyak banget yang nanya gimana caranya ikutan ini. Jadi caranya pertama cari info di google, terus kamu ketik aja "call for paper 2013" dan biasanya gue tambahin mau di negara mananya. Nah nanti keluar listnya. Kamu tinggal pilih mau konferensi yang bertema apa. Biasanya ada renewable energy, food, economics, sciences, climate changes, etc. Kalo udah gitu, kamu baca aja websitenya. Liat kapan deadline submit papernya, ataupun abstractnya. Menurut gue ini salah satu cara kita bisa jalan2 keluar negeri sekaligus nyari link di luar sana. Jadi kita tau…